Wagub Kaltim Harapkan Karang Taruna Jadi Motor Swasembada Pangan di Kaltim

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji mengharapkan Karang Taruna dapat mendukung dan berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, khususnya mewujudkan swasembada pangan di Kalimantan Timur sesuai Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

 

“Kita mengharapkan kader Karang Taruna di Kaltim bisa berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan dengan membantu para petani ataupun turun langsung mengabdikan dirinya sebagai petani-petani muda yang hebat,” kata Seno Aji usai membuka Temu Karya Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur di Grand Elty Singgasana Hotel Kutai Kartanegara, Selasa (12/5/2026).

 

Menurut Seno Aji, upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya beras, mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian melalui penguatan pengelolaan lahan pertanian di daerah agar dapat digarap secara optimal.

 

Karena itu,  Seno Aji  berharap organisasi kepemudaan, khususnya Karang Taruna, mampu mengambil peran strategis setelah pelaksanaan Temu Karya dan terbentuknya kepengurusan definitif.

 

“Kami mengharapkan para pengurus dan anggota Karang Taruna bersama-sama mewujudkan swasembada pangan untuk Kalimantan Timur,” tandasnya.

 

Seno Aji mengungkapkan, capaian swasembada pangan Kaltim saat ini telah mengalami peningkatan signifikan. Jika sebelumnya ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah masih tinggi, kini Kaltim telah mencapai sekitar 62 persen swasembada pangan.

 

“Awalnya hanya sekitar 30 persen dan masih banyak impor dari luar daerah, sekarang sudah terbalik menjadi 62 persen. Tetapi kita ingin mengejar hingga seratus persen,” ujarnya.

 

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, dibutuhkan kerja keras dan kerja cerdas dari generasi muda, termasuk pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna, dengan memanfaatkan teknologi dan alat pertanian modern.

 

“Kita ingin para pemuda ikut terjun langsung menanam jagung maupun padi, bukan lagi dengan pola manual, tetapi menggunakan peralatan pertanian yang canggih,” jelasnya.

 

Selain fokus pada sektor pangan, Pemerintah Provinsi Kaltim juga terus mendorong hilirisasi industri yang memerlukan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

 

“Maka peluang-peluang tersebut bisa dimanfaatkan Karang Taruna untuk masuk dalam pelaksanaan hilirisasi industri, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit yang luasnya mencapai kurang lebih 1,7 juta hektare di Kaltim,” pungkasnya. (mar)